Malam Minggumu untuk Masyarakatmu

19:41:00
Menengok kaum muda masa kini yang sering menghabiskan malam-malam dengan kegiatan kurang produktif terutama malam minggunya. Sebenarnya malam minggu bukanlah malam yang istimewa atau diagung-agungkan. Malam minggu berbeda dengan malam lainnya karena keesokan harinya adalah hari libur pekanan nasional. Umumnya sebagian besar kalangan baik pelajar atau pekerja di Indonesia libur pada hari minggu tersebut. Coba saja kalau hari liburnya diganti hari Jumat setiap pekannya, pasti malam Jumat akan lebih spesial daripada malam minggu dan malam-malam lainnya.
Malam Minggumu untuk Masyarakatmu
Kebanyakan kaum muda menghabiskan momen malam minggu tersebut untuk kegiatan yang kurang produktif, semacam berhura-hura, bersenang-senang, jalan-jalan yang berlebihan, bermain-main yang berlebihan, dan lebih parahnya berpacaran. Sungguh kita sangat merugi apabila termasuk dalam golongan tersebut. Walaupun tiada salahnya sekali-kali malam tersebut kita gunakan untuk sekadar ber-refreshing.

Kembali lagi ke kehidupan kita bahwa kita dibesarkan dalam lingkungan masyarakat yang terdiri dari keluarga dan tetangga sekampung. Beruntunglah jika kalian memiliki lingkungan masyarakat yang baik karena sebagian saudara kita di luar sana ada yang memiliki lingkungan yang kurang baik, seperti saudara kita yang dalam lingkungan peperangan. Alhamdulillah kita patut syukuri. Namun apakah kita tinggal diam dengan lingkungan masyarakat tersebut. Tentunya kita harus turut menjaga dan mengelola lingkungan tersebut supaya tetap damai, baik, dan mendukung bagi kehidupan kita.

Generasi muda menjadi generasi tua, generasi tua kelak akan meninggalkan kita, dan regenerasi terus berlangsung. Kaum muda harus bersiap untuk menggantikan kaum tua, apa jadinya jika kita kaum muda terus bersikap tidak peduli dengan lingkungan masyarakat. Dari hari Senin sampai Sabtu misalnya kita habiskan untuk menuntut ilmu, begitu malam Minggu kita habiskan untuk bersenang-senang sampai Minggu berakhir. Kapan ada waktu untuk masyarakat? Masyarakat memanggil kita, masyarakat memerlukan kita untuk menggerakan roda kehidupan suatu kampung.

Relakanlah malam minggumu untuk masyarakatmu. Banyak hal yang bisa diperbuat di momen tersebut, biasanya perkumpulan pemuda suatu kampung mengadakan pertemuan rutin pada malam tersebut walaupun hanya sekali sebulan, dua kali sebulan, dan seterusnya. Mari kita menjadi generasi muda yang aktif dan peduli akan masyarakat. Kalau bukan kita siapa lagi, tidak mungkin orang tua kita, karena kelak kita lah yang menggantikan orang tua kita.

Rasa sosial itu harus ditumbuhkan, tidak bisa lahir sendiri. Mulailah aktif di masyarakatmu walaupun hanya di malam minggu, karena kita tahu hampir sebagian besar kaum muda sekarang sibuk menuntut ilmu selama sepekan dan hampir sulit menemukan waktu kosong di rumah untuk sekadar menyapa tetangga kita. Kegiatan kampung di malam minggu, usahakan untuk kita ikuti. Selain pertemuan pemuda, mungkin ada semacam pertemuan atau pengajian di masjid, adapula kegiatan hajatan tetangga kita yang barangkali bisa kita bantu, kegiatan acara kepemudaan di kampung, sekadar berbincang-bincang dengan tetangga atau masyarakat, dan lain sebagainya.

Masyarakat adalah cerminan suatu negara. Apabila masyarakat damai, sejahtera, dan kondusif maka negara pun akan seperti itu. Kemakmuran suatu masyarakat umumnya memengaruhi kemakmuran suatu negara. Pikirkan itu sedalam-dalamnya karena untuk mengubah negara mungkin terlalu sulit untuk kita, tetapi untuk mengubah masyarakat akan lebih mudah bagi kita. Semoga tulisan ini bisa memotivasi kita untuk semakin aktif di masyarakat. Peran kaum muda sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat karena membangun masyarakat adalah awal pembangunan negara. Ingat, ilmu tanpa prestasi adalah kebohongan, tetapi ilmu tanpa pengabdian adalah pengkhianatan!

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon