Selayang Pandang Query Database dalam MySQL

17:26:00
Query adalah bahasa yang dipergunakan untuk melakukan proses permintaan yang diberikan oleh user atau pengguna untuk mengambil informasi yang terdapat pada database dengan memberikan suatu kriteria tertentu untuk penyaringan data sehingga data yang memenuhi kriteria tersebut yang akan ditampilkan. Pengertian lain dari query sebagai berikut:
MySQL Client (aquafold.com)
  1. Query adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk “pengolahan” lebih lanjut.
  2. Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu.
  3. Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data.
  4. Query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL).
Query tersebut meminta semua record dari basis data yang sedang digunakan (misalkan basisdata konsumen) yang bertempat tinggal di Yogyakarta dan berumur lebih dari 40 tahun (kota dan umur adalah nama field yang telah didefinisikan). Standar bahasa query yang banyak digunakan adalah SQL (structured query language). Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel dibandingkan metode query yang lain, query dengan parameter yang telah tersedia dan query by example.
    
SQL adalah sebuah metode atau bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data (database) relasional. Bahasa ini merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada telah mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
    
Secara umum SQL terbagi menjadi 3 (tiga) komponen, yaitu : Data Definition Language (DDL) komponen pendefinisian data, Data Manipulation Language (DML) komponen manipulasi data , dan Data Control Language (DCL) komponen pengontrol data.
    
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dll. Secara umum, DDL yang sering digunakan adalah CREATE untuk membuat sebuah objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek yang sudah ada. DDL dipergunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data. DML digunakan untuk memanipulasi data yang sudah ada dalam suatu tabel. Pada DCL hal terpenting adalah pemberian otoritas, konfirmasi penyimpanan database, menunda perubahan dan menghapus otoritas yang tekah diberikan. Pada beberapa database juga dapat diatur database space per-user. Tidak semua basis data atau database dapat melakukan pengontrolan data seperti pemberian otoritas, dlsb.

Query mempunyai banyak manfaat dan kegunaan sebagaimana bisa dijelaskan di bawah ini:
  1. Menampilkan data-data tertentu pada suatu table, contohnya kita hanya ingin melihat data pada table barang yang kode barangnya “B001”
  2. Menampilkan data dari dua table atau lebih dengan syarat anatr table itu ada field yang berhubungan. Contohnya kita ingin melihat Nomor Faktur “F0001” itu siapa pemiliknya. Di sini kita mengambil data dari  table Header Penjualan dan Table Karyawan, Sebagai penghubungnya adalah field NIK.
  3. Untuk membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language (DDL).
  4. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language (DML).

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon