Unggah Data dalam GNSS Receiver (Sistem GPS) - Guntara.com

Wednesday, 25 December 2013

Unggah Data dalam GNSS Receiver (Sistem GPS)

Kemudahan teknologi menjadi faktor penunjang lainnya sehingga penggunaan GPS menjadi pilihan yang paling mudah dalam mengambil data GPS. Saat ini GPS terkoneksi dengan software GIS sehingga bisa mempermudah pengolahan data dari GPS untuk langsung menjadi data digital peta dalam software GIS. Setelah data GPS dikonversi dalam peta digital, langkah selanjutnya adalah menambahkan database sebanyak mungkin yang dilakukan dengan menggunakan survei.
sumber gambar: blogbintang.com

Saat ini penggunaan GPS untuk navigasi di jalan raya bukan lagi suatu hal luar biasa. Maraknya perangkat GPS yang beredar, baik yang merupakan perangkat khusus GPS maupun yang terintegasi dalam ponsel menjadikan aktivitas tersebut dapat dengan mudah diaplikasikan. Hanya sayang terkadang peta-peta jalan yang tersedia terbatas hanya di beberapa kota besar saja, seperti Jakarta, Bandung maupun Surabaya. Oleh sebab itu diperlukan upload data pada GPS untuk menambahkan informasi peta yang diinginkan.
    
Upload atau unggah data pada GPS adalah proses memasukkan data-data geospasial berupa softcopy ke dalam memori alat GPS. Data-data yang dimasukkan dapat berupa data raster ataupun vektor tetapi terlebih dahulu harus dikonversi ke dalam format yang bisa dibaca GPS. Contoh data yang bisa dimasukkan meliputi data jalan, data penggunaan laha, data-data peta dasar, maupun data-data peta tematik tertentu sesuai kebutuhan.
    
Perangkat lunak GPSMapEdit berfungsi untuk melakukan pengolahan dan manajemen pada peta-peta yang akan dimasukkan pada GPS. Terdapat banyak pengaturan pada aplikasi tersebut yang mempunyai kegunaan masing-masing. Selain perangkat lunak tersebut, masih terdapat banyak jenis perangkat lunak lainnya yang digunakan untuk konversi format ke GPS.
    
GPS seri terbaru seperti Garmin Dakota 10 umumnya bersifat plug-play ketika dihubungkan komputer sehingga tidak perlu perangkat lunak tambahan untuk mengunggah data ke GPS. Sedangkan GPS versi lama harus membutuhkan perangkat lunak untuk proses pengunggahan data karena GPS tersebut tidak bisa terbaca secara langsung pada komputer.
   
Data-data yang diunggah bisa digunakan untuk berbagai manfaat dan aplikasi. Data-data tersebut dapat pula digunakan sebagai informasi pendukung pada sebuah survei lapangan dengan GPS. Unggah data menjadi tren yang sangat menarik di dunia sekarang karena semakin mempermudah komunikasi dan berbagi informasi data geospasial.

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih!