Pengertian dan Jenis-Jenis Stereoskop - Guntara.com

Saturday, 20 October 2012

Pengertian dan Jenis-Jenis Stereoskop

Stereoskop adalah alat yang biasanya digunakan untuk melihat bentuk tiga dimensi pasangan foto udara. Fungsinya adalah mengatur agar mata kiri hanya melihat pasangn foto sebelah kiri dan mata kanan hanya melihat pasangan foto sebelah kanan.
http://w35.indonetwork.co.id/pdimage/69/905169_stereoscope.jpg
Stereoskop Saku
Salah satu jenis stereoskop yang paling sederhana adalah seteroskop saku. Ukuran foto yang dapat dilihat bentuk tiga dimensinya terbatas sekitar 6 cm x 10 cm stereoskop saku mempunyai lensa positif. Lensa-lensanya biasanya mempunyai perbesaran 2,5 kali. Stereoskop ini memiliki kelemahan yang sama seperti pemakaian mata telanjang, yaitu jarak antar titik yang berpasangan tak boleh melebihi panjang basis mata (basis mata rata rata = 64 mm).

Selain stereoskop satu, terdapat pula jenis stereoskop lainnya, antara lain steroskop cermin. Memiliki ukuran yang lebih besar daripada stereoskop saku otomatis bisa melihat foto udara dengan ukuran yang lebih besar pula. Daerah yang dapat dilihat secara stereoskop lebih luas jika dibandingkan dengan menggunakan stereoskop lensa. Namun, karena bentuknya agak besar maka agak lebih sukar dibawa ke lapangan.

Stereoskop kembar, memiliki dua lensa di sisi kanan kirinya sehingga pengamatan dapat dilakukan oleh dua orang. Bagian – bagian dari stereoskop ini adalah dua set lensa pada bagian kanan dan kirinya, tiang penyangga. Kelebihan dari stereoskop ini adalah pengamatan dapat dilakukan oleh dua orang secara bersamaan, daerah pengamatan besar. Sedangkan kekurangan dari stereoskop ini adalah tidak praktis, perbesarannya tidak cukup besar karena hanya 1,5 kali hingga 3 kali.

Stereoskop prisma tunggal, hanya dilengkapi oleh lensa prisma tunggal. Bagian – bagian dari stereoskop ini adalah tiang penyangga, lembaran penyangga, lensa cembung dan prisma. Kelebihan dari stereoskop ini adalah dapat melihat gambar yang perpisahannya besar dari jarak interocular. Sedangkan kekurangannya adalah perbesarannya kurang.

Stereoskop mikroskopik, mempunyai perbesaran yang sangat besar dan hampir sama dengan mikroskop. Stereoskop ini dibagi menjadi 2, yaitu :

1) Stereoskop zoom, lensanya dapat diganti – ganti untuk perbesaran yang berbeda – beda. Bagian – bagian stereoskop ini adalah sepasang cermin/prisma, sepasang lensa, cermin pada tiap kaki. Kelebihan stereoskop ini adalah perbesaran sangat besar, pasangan foto stereonya dapat diputar sejauh 360°, dan bila terkena cahaya akan lebih memperjelas gambar. Sedangkan kekurangan dari stereoskop ini adalah bila tidak terkena cahaya gambar yang dihasilkan akan tidak kelihatan.

2) Interpretoskop, yaitu stereoskop modern yang sudah menggunakan komputer. Kelebihan dari interpretoskop adalah hasil lebih akurat karena terkomputerisasi. Kekurangan pada interpretoskop adalah ukurannya yang besar dan membutuhkan listrik disaat pemakaiannya.

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih!