Pemetaan Potensi Kekeringan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) - Guntara.com

Sunday, 25 January 2015

Pemetaan Potensi Kekeringan pada Daerah Aliran Sungai (DAS)

Kekeringan secara umum bisa didefinisikan sebagai pengurangan pesediaan air atau kelembaban yang bersifat sementara secara signifikan di bawah normal atau volume yang diharapkan untuk jangka waktu khusus. Kekeringan paling sering dihubungkan dengan curah hujan yang rendah atau iklim semi kering, sementara kekeringan juga terjadi pada daerah-daerah dengan jumlah curah hujan yang biasanya besar. 
Peta Area Potensi Kekeringan di Kabupaten Demak www.guntara.com
Peta Area Potensi Kekeringan di Kabupaten Demak
Penggunaan data penginderaan jauh dan SIG dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi daerah yang rawan kekeringan. Menggunakan transformasi Tasseled Cap mengenai indeks kecerahan, indeks kebasahan serta indeks vegetasi dapat mengetahui kondisi permukaan dalam hubunganya dengan kekeringan, parameter lain seperti kondisi akuifer, curah hujan serta jenis penggunaan lahan pertanian kering faktor penentu dalam mengidentifikasi kekeringan.

Curah hujan merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan kondisi permukaan dalam sudut pandang sumberdaya air. Hujan merupakan suatu masukan (input) yang akan diproses oleh permukaan lahan untuk menghasilkan suatu keluaran. Wilayah yang mempunyai tingkat curah hujan rendah maka kondisi sumberdaya air baik air permukaan maupun air tanah semakin lama akan semakin menurun, sehingga berpengaruh pada sosial ekonomi masyarakat. Aliran air tanah yang mengalami penurunan akan mengakibatkan masyarakat susah dalam memenuhi kebutuhan hidup, aliran permukaan yang mengalir pada sistem sungai kecil akan berdampak pada kemampuan irigasi.

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih!