Pengertian Resolusi Temporal dalam Sistem Penginderaan Jauh Nonfotografi - Guntara.com

Sunday, 26 May 2013

Pengertian Resolusi Temporal dalam Sistem Penginderaan Jauh Nonfotografi

    Resolusi temporal adalah interval waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk merekam areal yang sama, atau waktu yang dibutuhkan oleh satelit untuk menyelesaikan seluruh siklus orbitnya. Resolusi temporal adalah frekuensi suatu sistem sensor merekam suatu areal yang sama (revisit). Pertimbangan resolusi ini menjadi penting ketika penginderaan jauh dibutuhkan dalam rangka pemantauan dan atau deteksi objek permukaan bumi yang terkait dengan variasi musim (waktu). Sebagai contoh, Landsat TM mempunyai ulangan overpass 16 hari, SPOT 26 hari, JERS-1 44 hari, NOAA AVHHR 1 hari dan IRS 22 hari. Untuk areal yang luas dan interval waktu yang singkat, citra inderaja dapat memberikan informasi yang sangat berharga. Ini sangat bermanfaat dalam kegiatan pemonitoran jangka pendek maupun jangka panjang. Akan tetapi, beberapa satelit mempunyai kemampuan untuk melakukan perekaman dengan posisi di luar jalur track-nya (off nadir), dengan variasi waktu berkisar antara satu sampai dengan 5 hari. Oleh karena itu, resolusi temporal yang aktual sangat bergantung pada jenis sensor, lebar overlap antar swath (lebar jalur rekam) dan ketinggian satelit.

http://2.bp.blogspot.com/-0bpsMvLtPSI/TdF6EZNsniI/AAAAAAAAAgY/3gS3mp8XKvM/s1600/Resolusi+Temporal.jpg
sumber gambar: zoomworldimage
    Perekaman berulang suatu daerah dapat mengurangi biaya, dapat menghindari tutupan awan, dan cuaca jelek. Kemampuan off-nadir viewing pada sensor HRV SPOT Pankromatik memberikan kemampuan yang lebih fleksibel pada waktu ulang satelit.

    Kemampuan untuk merekam data permukaan bumi pada citra dalam area yang sama dengan dengan periode waktu perekaman yang berbeda merupakan elemen yang cukup penting untuk penerapan data penginderaan jauh. Karakteristik spektral dari objek dipermukaan bumi mungkin akan berubah setiap waktu dan perubahan ini dapat dideteksi dengan mengumpulkan dan membandingkan citra multi temporal. Dengan perekaman yang terus-menerus pada waktu yang berbeda kita dapat memonitor perubahan yang terjadi di suatu lokasi di permukaan bumi, apakah itu terjadi secara alamiah (misalnya perubahan tutupan vegetasi alami atau banjir) atau yang ditimbulkan oleh manusia (seperti perkembangan kota atau deforestasi).

Resolusi temporal ideal akan memberikan banyak keputusan aplikasi yang berbeda. Studi thermal inentia memerlukan dua citra perhari (siang dan malam), tetapi monitoring perubahan lahan memerlukan sebuah citra untuk tiap tahunnya. Resolusi temporal menghasilkan coverage harian pada daerah terpilih untuk periode yang pendek dan mempunyai nilai tambah untuk monitoring sepertai banjir dan kebakaran. Dengan kemampuan monitoring ini akan memecahkan banyak permasalahan yang lebih luas.

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih!