LIGA PRIMER INDONESIA (LPI): Sebuah Revolusi Dalam Sepakbola Indonesia

19:50:00

Di kala bobroknya kepengurusan dalam PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan ricuhnya penyelenggaraan ISL (Indonesia Super League). 20 klub sepakbola nasional bersama Gerakan Reformasi Sepakbola Nasional Indonesia (GRSNI) di Graha Jenggala, Jakarta 17 September 2010 melahirkan sebuah deklarasi. Deklarasi tersebut pada intinya berisikan keprihatinan klub sepakbola nasional atas terpuruknya kondisi sepakbola nasional.

Klub sepakbola profesional kemudian mengambil inisiatif bersama untuk membangun dan mendeklarasikan Liga Primer Indonesia (LPI) di Semarang pada 24 Oktober 2010. Terdapat 17 klub sepakbola profesional yang menyatakan kemauan mereka akan sebuah perubahan.

Semangat klub dalam membangun LPI juga merupakan sebuah komitmen untuk peningkatan standar sepakbola, baik secara organisasi maupun keuangan. Klub-klub memandang bahwa sistem bantuan permodalan dan sistem bagi hasil pendapatan dalam LPI dapat membuat klub mandiri secara keuangan dan profesional dalam pengelolaan.

Dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro, Liga Primer Indonesia saat ini telah memiliki 19 klub sepak bola peserta yang siap akan menggelar musim kompetisi awal tahun 2011 mendatang dengan mengadopsi model Liga Primer Inggris yang berdiri sendiri, dan terpisah dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

Arya Abhiseka salah satu penggagas LPI menyatakan bahwa, Liga Primer Indonesia akan berbeda dengan LSI (Liga Super Indonesia), dimana seperti diketahui LSI sendiri dikelola oleh PT Liga Indonesia dengan 95% saham menjadi milik PSSI. Sisanya 5% dimiliki oleh yayasan milik Nirwan Bakrie. Sementara LPI akan dikelola PT Liga Primer Indonesia dengan klub perserta memiliki 100% saham.

Selain itu, LPI menganut azas pembagian pendapatan secara transparan dan bertanggung jawab kepada klub peserta. Sesuai kesepakatan bersama klub, pembagian pendapatan LPI akan dilakukan berdasarkan 2 skema, yaitu skema untuk pendapatan liga (mis: sponsor liga, hak siar, dll) dan skema atas pendapatan pertandingan (mis: sponsor lokal, hak siar, tiket, dll).

Liga Primer Indonesia atau yang disingkat dengan LPI merupakan salah satu kompetisi sepak bola di Indonesia yang baru diluncurkan dan akan memulai musim kompetisi mulai, 8 Januari 2011 mendatang. Liga Primer Indonesia sendiri merupakan kompetisi sepak bola tanah air yang digelar diluar dari struktur kepengurusan PSSI..

Untuk tahun petama PT Liga Primer Indonesia berkonsentrasi menggelar LPI. Tahun kedua barulah dibuat kompetisi strata kedua di bawah LPI agar bisa menerapkan degradasi. Sebanyak 19 tim memastikan akan berkompetisi pada musim 2011 nanti.

Kompetisi akan menggunakan sistem kompetisi penuh atau double round robin dimana setiap klub akan melakoni laga kandang dan tandang. Meski mendapat tekanan dari Induk Organisasi Sepakbola (PSSI), pihak penyelenggara optimistis kompetisi akan berjalan sukses.

Berikut daftar 19 tim yang berlaga di LPI:
1. Aceh United
Pelatih: Lionel Charbonnier (Prancis)
Stadion: Harapan Bangsa, Banda Aceh (40.000)
2. Bali De Vata
Pelatih: Willy Scheepers (Belanda)
Stadion: Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (25.000)
3. Bandung FC
Pelatih: Nandar Iskandar
Stadion: Siliwangi, Bandung (25.000)
4. Batavia Union
Pelatih: Roberti Bianchi (Brasil)
Stadion: Tugu Jakarta (20.000)
5. Bogor Raya
Pelatih: John Arwandy
Stadion: Persikabo, Bogor (15.000)
6. Cendrawasih Papua
Pelatih: Uwe Erkebrecher (Jernabm)Stadion: Mandala Jayapura (30.000)
7. Jakarta 1928
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
Stadion: Lebak Bulus (25.000)
8. Kabau Padang
Pelatih: Divaldo Alves (Portugal)
Stadion: Agus Salim, Padang (28.000)
9. Ksatria XI Solo
Pelatih: Branko Babic (Serbia)
Stadion: Manahan Solo (24.000)
10. Makassar City
Pelatih: Michael Feichtenbeiner (Jerman)
Stadion: Andi Mattalata, Makassar (20.000)
11. Manado United
Pelatih: Muhammad Al Hadad
Stadion: Klabat, Manado (20.000)
12. Medan Chiefs
Pelatih:Jorg. Steinebruner (Jerman)
Stadion: Teladan, Medan (20.000)
13. Medan Bintang
Pelatih: Rene Van Eck (Belanda)
Stadion: Teladan, Medan
14. Persebaya
Pelatih: Aji Santoso
Stadion: Gelora 10 Nopember, Tambaksari (35.000)
15. Persema
Pelatih: Timo Scheuneman (Jerman)
Stadion: Gajayana, Malang (30.000)
16. Persibo
Pelatih: Sartono Anwar
Stadion: Latjen Haji Sudirman, Bojonegoro (15.000)
17. Real Mataram
Pelatih: Jose Basualdo (Argentina)
Stadion: Maguwoharjo, Yogyakarta (30.000)
18. Semarang United
Pelatih: Edy Paryono
Stadion: Jatidiri, Semarang (25.000)
19. Tangerang Wolves
Pelatih: Paulo Camargo (Brasil)
Stadion: Benteng (25.000)
 
Sumber: 
http://karodalnet.blogspot.com/2010/12/liga-primer-indonesia.html 
Situs LPI 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon