Inilah "Gebrakan" Regulasi Baru Pemain yang Diterapkan PSSI pada Liga 1 Tahun 2017

16:14:00
Berbagai persiapan telah dilaksanakan oleh PSSI guna menyambut Liga 1 yang akan bergulir pada 15 April 2017 mendatang. Liga 1 merupakan kompetisi tertinggi liga sepak bola di Indonesia menggantikan nama sebelumnya Indonesia Super League (ISL). Ketua Umum PSSI, Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmyadi menuturkan bahwa Liga 1 akan menggunakan sistem kompetisi penuh dengan jumlah peserta 18 klub. Ada partai kandang dan tandang yang dilakukan oleh klub-klub peserta sehingga setiap klub akan melakoni 34 partai pertandingan.
Inilah "Gebrakan" Regulasi Baru Pemain yang Diterapkan PSSI pada Liga 1 Tahun 2017 www.guntara.com
Inilah "Gebrakan" Regulasi Baru Pemain (gambar: pikiran-rakyat.com)
Aturan permainan dalam sistem kompetisi Liga 1 mengikuti aturan umum FIFA yaitu waktu pertandingan 2 x 45 menit dalam dua babak selama pertandingan. Perolehan peringkat dalam klasemen berdasarkan jumlah total poin. Kalau ada perolehan poin sama antarklub, aturan head to head antarklub diberlakukan. Jika tetap sama, penentuannya dari selisih gol dan jumlah banyaknya perolehan gol. Apabila tetap sama juga, dilakukan undian.

PSSI bersama klub-klub peserta juga telah menyepakati terkait regulasi pemain. Regulasi baru pemain yang diterapkan bisa dibilang sebuah gebrakan berani yang diambil oleh PSSI. Setiap klub hanya boleh menggunakan dua pemain dengan usia di atas 35 tahun, otomatis sisanya diisi oleh pemain di bawah 35 tahun. Hal tersebut tentu banyak mengundang pro-kontra yang seakan mengebiri dan memensiunkan dini pemain di atas 35 tahun yang secara performa masih fit dan bagus, seperti Cristian Gonzáles (41 tahun), Bambang Pamungkas (37 tahun), Ismed Sofyan (38 tahun), dst. Padahal mereka juga butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarganya. Tentu setiap klub akan berpikir keras untuk menerapkan aturan ini.

Setiap klub wajib mengontrak minimal lima pemain U023 dan memainkan minimal tiga di antaranya dalam pertandingan selama minimal 45 menit. Jika pemain U-23 dipanggil timnas, klub harus langsung mencari penggantinya. Aturan ini bisa dibilang "ganas" dan langsung mendapat berbagai komentar baik positif dan negatif dari para pengamat sepak bola. Positifnya pemain U-23 jadi memiliki kesempatan bermain reguler, menambah jam terbang, dan tentunya memperbaiki kualitas regenerasi pemain Indonesia. Namun, sisi positifnya ini seakan mendewasakan dini pemain U-23. Belum tentu setiap klub mempunyai stok pemain U-23 yang mumpuni dan baik. Belum tentu juga seorang pemain U-23 pantas udan mampu ntuk diberi jatah permain secara reguler di tim utama karena berbagai kendala dan keterbatasan. Tetap kita lihat sisi positifnya sebagai penikmat tontonan sepak bola.

Regulasi pemain asing dengan komposisi 2+1+1. Setiap klub diperbolehkan memiliki dua pemain asing non-Asia dan satu pemain dari negara anggota Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Ada pilihan satu pemain lagi boleh direkrut dengan status "Marquee Player". "Marquee Player" adalah pemain bintang ternama. Syarat pemain ini adalah harus berasal dari delapan liga paling elit internasional (Liga Inggris, Liga Spanyol, atau Liga Italia, dan Liga Prancis. Juga, Liga Turki dan Liga Jerman) atau minimal pernah bermain di maksimal tiga periode Piala Dunia terakhir (2006, 2010, dan 2014) dan bisa berasal dari negara mana saja.

Penerapan marquee player di Liga 1 Indonesia kali ini untuk menjadikan sepak bola kita (Liga 1) lebih profesional., meniru sistem Liga Amerika Serikat (MLS). Yaitu, agar pemain-pemain bintang papan atas dari liga-liga elit dunia, menjadi industri sepak bola di Tanah Air. Sekaligus, bisa memberikan motivasi bagi pemain-pemain muda di Indonesia. Persib Bandung sudah merekrut Michael Essien sebagai Marquee Player pada musim kompetisi ini. Semoga klub-klub lain bisa menyusul mendatangkan pemain bintang ternama dunia dan membuat kompetisi di Indonesia semakin profesional dan atraktif.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon