Pengertian Laju Pertumbuhan Penduduk dan Teori Malthus

07:49:00
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya. Misalnya pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun 1995 ke tahun 2000 adalah perubahan jumlah penduduk Indonesia dari tahun 1995 sampai 2000.
http://1.bp.blogspot.com/-bQzj72NKrF0/TtQkIcHXxPI/AAAAAAAAAI0/-KbW0osu4kM/s1600/populasikita-s.jpg
sumber gambar: 13candys.blogspot.com
Indikator tingkat pertumbuhan penduduk sangat berguna untuk memprediksi jumlah penduduk di suatu wilayah atau negara dimasa yang akan datang. Dengan diketahuinya jumlah penduduk yang akan datang, diketahui pula kebutuhan dasar penduduk ini, tidak hanya di bidang sosial dan ekonomi tetapi juga di bidang politik misalnya mengenai jumlah pemilih untuk pemilu yang akan datang. Tetapi prediksi jumlah penduduk dengan cara seperti ini belum dapat menunjukkan karakteristik penduduk dimasa yang akan datang. Untuk itu diperlukan proyeksi penduduk menurut umur dan jenis kelamin yang membutuhkan data yang lebih rinci yakni mengenai tren fertilitas, mortalitas dan migrasi.
   
Menurut Utoyo (2007), Malthus mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk jauh lebih cepat dari bahan makanan. Akibatnya pada suatu saat akan terjadi perbedaan yang besar antara penduduk dan kebutuhan hidup. Dalil yang dikemukakan Malthus yaitu bahwa jumlah penduduk cenderung untuk meningkat secara geometris (deret ukur), sedangkan kebutuhan hidup riil dapat meningkat secara aritmatik (deret hitung).
   
Menurut pendapat Malthus ada faktor-faktor pencegah yang dapat mengurangi kegoncangan dan kepincangan terhadap perbandingan antara penduduk dan manusia yaitu dengan jalan :

1.    Preventive checks
Yaitu faktor-faktor yang dapat menghambat jumlah kelahiran yang lazimnya dinamakan moral restraint. Termasuk di dalamnya antara lain :
a.        Penundaan masa perkawinan
b.        Mengendalikan hawa nafsu
c.        Pantangan kawin

2.    Positive checks
Yaitu faktor-faktor yang menyebabkan bertambahnya kematian, termasuk di dalamnya antara lain :
a.        Bencana Alam
b.        Wabah penyakit
c.        Kejahatan
d.        Peperangan

Teori yang dikemukakan Malthus terdapat beberapa kelemahan antara lain :
  1. Malthus tidak yakin akan hasil preventive cheks.
  2. Malthus tidak yakin bahwa ilmu pengetahan dapat mempertinggi produksi bahan makanan dengan cepat.
  3. Malthus tidak menyukai adanya orang-orang miskin menjadi beban orang-orang kaya
  4. Malthus tak membenarkan bahwa perkembangan kota-kota merugikan bagi kesehatan dan moral dari orang-orang dan mengurangi kekuatan dari negara
Rumus Pertumbuhan Penduduk

Pt = Po + (B-D) + (IM-OM)

    Keterangan:
    Pt    = Jumlah penduduk akhir tahun perhitungan
    Po    = Jumlah penduduk awal tahun perhitungan
    B    = Jumlah kelahiran
    D    = Jumlah Kematian
    IM    = Jumlah imigran masuk
    OM    = Jumlah imigran keluar

Rumus Pertumbuhan Penduduk Geometri

Pt = Po + (1+r)^(t)

    Keterangan:
    Pt    = Jumlah penduduk akhir tahun perhitungan
    Po    = Jumlah penduduk awal tahun perhitungan
    r    = Angka pertumbuhan penduduk per tahunan
    t    = Jangka waktu

Rumus Pertumbuhan Penduduk Eksponensial

Pt = Po x e^(rt)

    Keterangan:
    Pt    = Jumlah penduduk akhir tahun perhitungan
    Po    = Jumlah penduduk awal tahun perhitungan
    r    = Angka pertumbuhan penduduk per tahunan
    t    = Jangka waktu
    e    = Angka eksponensial (2,718282)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon