Selamat Jalan Sepupuku, Wisnu! - Guntara.com

Thursday, 17 September 2015

Selamat Jalan Sepupuku, Wisnu!

Innalillahi wa innailaihi rojiun, allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu
Wisnu Susilo Darmawan (17 Tahun)
MAN Sabdodadi Bantul angkatan 2015
Gabusan Timbulharjo Sewon Bantul
Selamat Jalan Sepupuku, Wisnu! www.guntara.com
Selamat Jalan Sepupuku, Wisnu!
Terakhir bertemu denganmu saat kita berjamaah sholat Maghrib dan sholat Isya di Masjid Al-Iman Gabusan pada hari Senin, 14 September 2015 lalu. Tidak ada pertanda apa-apa, aku masih ingat kemarin Senin (14/09) aku berada satu shaf tepat di samping kananmu, kita sujud di lantai yang sama menyembah Sang Maha Kuasa. Aku tidak sempat berbincang banyak denganmu pasca meninggalkan masjid, malah adikku yang sempat berbincang dan bercanda tawa denganmu di perjalanan saat kita pulang bersama dari masjid.

Selasa sore (15/09) saat aku hendak berjamaah sholat Maghrib di Masjid. Aku mendengar kabar kurang menyenangkan bahwa kamu mengalami kecelakaan sepulang sekolah. Keluarga dan teman-teman bergegas mengklarifikasi hal itu, tapi aku belum sempat berbuat banyak karena setelah isya aku harus pergi ke Surakarta untuk menjalani kuliah esok paginya. Kata bapakku, kamu dipindah dari RSUD Panembahan Senopati ke RS Panti Rapih pada malam itu juga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Mohon maaf, aku hanya bisa berdoa dari jauh untuk kesembuhanmu pada waktu itu.

Rabu siang (16/09) selepas kuliah dan sepulang berjamaah sholat Dzuhur di Masjid, aku mendapatkan kabar duka bahwa kamu telah meninggal dunia. Aku belum percaya, langsung aku telepon ibuku yang berada di Bantul dan membenarkan berita tersebut. Aku tahu ibuku sedang menangis saat ku telepon, ibuku sedih kehilangan keponakan seperti kamu. Aku pun bergegas pulang ke Bantul siang itu juga.

Dalam perjalanan pulang, aku merasa sedih kehilanganmu dan teringat masa-masa hidup bersamamu. Kamu adalah orang barisan terdepan yang selalu mendukung kegiatan remaja masjid AMIGA (Angkatan Muda Islam Gabusan) dan kamu juga orang barisan terdepan yang selalu bersemangat dalam kegiatan karang taruna IPEGA (Ikatan Pemuda/i Gabusan). Semoga kerja keras dan semangatmu dapat kami wariskan.

Kamu adalah pemuda yang paling rajin dalam berkegiatan karang taruna. Setiap bulan kamu keliling kampung sebagai humas membagikan undangan rapat ke pemuda/i wilayah RT 7. Kamu pun rajin atur-atur atau mengundangi warga bilamana ada acara kampung, seperti tahlilan, dll. Kamu pun hampir selalu hadir dalam setiap rapat dan kegiatan IPEGA. Kamu sumbangkan dengan nada vokal segala ide-ide gilamu untuk kemajuan pemuda Gabusan meski terkadang idemu terlalu gila dan sulit untuk dimengerti. Kamu adalah barisan terdepan saat IPEGA melakukan sinoman untuk berbagai acara dan hajatan warga di Dusun Gabusan. Betapa kerja keras, keberanian, dan semangatmu yang luar biasa pantang menyerah meski beberapa orang kadang meragukanmu. Masih panjang jika kuceritakan semua tentangmu dan kebaikan-kebaikanmu karena aku mengenalmu semenjak kamu lahir di dunia. Kamu adalah sepupuku, aku dan kamu sama simbah dan satu trah.

Kamu adalah pemuda yang paling sering jamaah sholat lima waktu di masjid dibandingkan sebagian besar teman-temanmu lain yang belum mendapatkan hidayah. Setiap kamu ke masjid kamu sering menuntun dan menemani nenekmu yang juga berjamaah ke masjid. Kamu juga pemuda yang paling sering mengisi TPA dan mengajari ngaji adik-adik setiap Jumat-Ahad di masjid dibandingkan aku dan teman-temanmu yang lain. Dalam kegiatan Ramadhan yang lalu, kamu juga yang paling sering mengisi TPA dan mengajari ngaji adik-adik menjelang berbuka puasa dibandingkan teman-temanmu lain yang hanya duduk bermalas-malasan di luar masjid dan menunggu hidangan berbuka datang. Kamu juga yang paling sering hadir tadarusan bakda tarawih membaca Al-Quran dari awal sampai khatam dan kamu pun dengan semangat tinggi selalu memimpin kami mengawali tadarusan. Pembagian zakat fitrah pun, kamu yang turun langsung ke lapangan membagikan ke warga-warga dibanding beberapa teman-temanmu yang masih malas-malasan. Kamu pun sering menyumbang berbagai ide untuk kemajuan remaja masjid meski terkadang idemu konyol. Subhanallah, kinerjamu sangat luar biasa. 

Di balik kekurangan dan kekhilafanmu, kaulah aktivis sejati di Masjid Al-Iman Gabusan, kaulah salah satu kader terbaik AMIGA, dan kami sangat kehilanganmu. Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu, menerima amal-amalmu, dan menempatkanmu di Surga-Nya sebagai salah satu Mujahid-Nya, aamiin. Semoga bermunculan Mujahid baru di dusun Gabusan ini yang mewarisi kerja keras dan semangatmu! Selamat Jalan Sepupuku!

1 comment:

  1. Saya berusaha biasa saja.. mendengar musibah ini... namun saat shalat jenazah untukmu Inu... aku gak kuat menahan... tiba2 saja air mata itu mengalir dan mengalir ..... Demikian juga usai pemakamanmu Inu, bahkan saat kuketik tulisan ini... sediiiiih banget tak tergambarkan. Namun ... yakinlah Allah sangat sayang kepadamu... kepada Anak Muda yang rajin beribadah... Kamu adl salah satu contoh 7 golongan yg akan mendapat syafaat nanti .. di hari akhir.. yg akan mengajak kami... keluargamu menuju Jannah-Nya. Amiin

    ReplyDelete

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih!