Ilham Guntara Siap Jalani Sidang Atas Kasusnya

12:42:00
Bantul (7/3) - Admin web "Catatan Si iGun" www.guntara.com, Ilham Guntara (20 tahun) akhirnya menemukan titik terang atas kasus yang menimpanya. Pihak berwenang telah resmi mengeluarkan surat keputusan kepada Ilham Guntara untuk menjalani sidang pada besok hari Rabu, 8 April 2015. Eksekusi sidang sendiri menurut rencana akan dimulai pukul 11.00 waktu setempat di Yogyakarta. Sidang bersifat tertutup tanpa ada wartawan, pers, keluarga, teman-teman, kerabat, dan satupun penonton yang boleh menyaksikannya.
Ilham Guntara Malah Semakin Ceria Menjelang Sidang Atas Kasusnya www.guntara.com
Ilham Guntara Malah Semakin Ceria Menjelang Sidang Atas Kasusnya
Kasus dari Ilham Guntara sebenarnya sudah selesai sejak tiga minggu yang lalu. Namun ada berbagai administrasi dan kendala yang membuat Ilham tertunda untuk dieksekusi. Ada beberapa oknum yang diketahui terlibat masalah dan mengganggu penjadwalan dari sidang terhadap Ilham tersebut sehingga eksekusinya tertunda selama tiga minggu ini. 

Rekan-rekan media yang mencoba menemui Ilham sore kemarin (6/3) di kediaman ayahnya di bilangan Sewon Bantul, tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Ilham di rumah tersebut. Rumah tampak sepi dan tidak ada kehebohan di sekitarnya, baik dari warga ataupun tetangga dekatnya. Menurut keterangan dari salah satu tetangga dekatnya bahwa tidak ada aktivitas yang mencurigakan dari rumah tersebut, semua tampak tenang dan damai, seakan tidak terjadi apa-apa pada Ilham dan keluarganya.

Pemburuan rekan-rekan media terhadap Ilham akhirnya berbuah manis. Pagi hari ini (7/8) rekan-rekan media berhasil menemui Ilham saat dia perjalanan pulang dari masjid seusai Sholat Shubuh. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan, langsung digunakan untuk meminta klarifikasi dan penjelasan tentang eksekusi sidang yang akan dijalani Ilham dalam penyelesaian kasusnya.  Berikut transkrip wawancara eksklusif dengan Ilham Guntara: (W = Wartawan dan I = Ilham)
  • W: "Bagaimana kondisi Anda saat ini, mengapa Anda susah untuk ditemui padahal banyak orang tahu bahwa Anda terlibat kasus dan akan segera menjalani sidang?"
  • I: "Alhamdulillah saya baik-baik saja, saya di rumah saja tidak kemana-mana, saya hanya membutuhkan ketenangan agar saya bisa menjalani sidang besok dengan sukses dan lancar?"
  • W: "Sebenarnya Anda terlibat kasus apa tolong dijelaskan, tiba-tiba media mendapat kabar bahwa Anda akan menjalani sidang tanpa ada proses sebelumnya secara detail?"
  • I: "Bukan kasus apa-apa, ini hanya persoalan anak muda, di umur saya yang 20 tahun ini maklum kalau banyak prahara dan kegalauan yang melanda, biasalah kasus mahasiswa pada umumnya, saya tidak ingin terlalu membesar-besarkan kasus ini."
  • W: "Kami ingin tahu detailnya kasus Anda itu seperti apa? Banyak orang di luar sana yang menunggu klarifikasi dari Anda, tolonglah Anda bisa menjelaskan secara lebih jelas."
  • I: "Ini bukan persoalan yang pantas dibesar-besarkan. Saya hanya terlibat kasus penelitian di kampus, tentu yang terlibat bukan hanya saya tetapi juga dosen-dosen terkait penelitian tersebut."
  • W: "Mengapa Anda harus terlibat penelitian tersebut kalau akhirnya Anda terkena kasus?"
  • I: "Ini terkait masa depan saya sebagai seorang mahasiswa, berhubungan juga dengan tanggung jawab saya terhadap orang tua di rumah. Kalau saya tidak ikut campur dengan penelitian ini, status saya sebagai mahasiswa bisa terancam, saya tidak ingin mengecewakan orang tua."
  • W: "Lalu penelitian apa yang Anda maksud? Publik semakin penasaran terhadap kasus Anda."
  • I: "Saya terlibat kasus penelitian tugas akhir (TA), yang harus saya ajukan ke persidangan sebagai salah satu syarat kelulusan dan memperoleh gelar Ahli Madya (A.Md.)."
  • W: "Oh, jadi yang dimaksud selama ini adalah sidang pendadaran terhadap penelitian tugas akhir terkait dengan kegiatan perkuliahan Anda di kampus. Masyaallah, kami pikir Anda terlibat kasus pidana atau perdata yang besar hingga sampai jalur persidangan."
  • I: "Ya Alhamdulillah seperti itu, kan sudah saya bilang bahwa tidak usah terlalu memperbesar berita-berita tentang saya kalau akhirnya jadi salah paham seperti ini. Saya ini membutuhkan ketenangan untuk menjalani sidang esok hari."
  • W: "Oke-oke, kami selaku perwakilan dari rekan-rekan media meminta maaf. Kalau begitu, bagaimana perasaan dan persiapan Anda menjelang sidang TA esok hari."
  • I: "Alhamdulillah saya belum merasakan ketegangan atau pun kegalauan, mungkin besok pas masuk ruang sidang baru sedikit tegang. Harapannya bisa tetap lancar dan sukses karena saya sudah menyiapkan presentasi dan pemaparan sebaik-baiknya. Saya berusaha memperbanyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah sambil saya terus menyempurnakan presentasi dan rencana pemaparan saya. Saya mohon doa restu dari segenap rekan-rekan media dan masyarakat publik."
  • W: "Aaamiin..semoga Anda diberi kemudahan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalani sidang esok hari. Untuk pelaksanaan sidang besok di mana, kapan, dan seperti apa?"
  • I: "Pelaksaan sidang esok hari bersifat tertutup hanya saya, dosen pembimbing, dan dosen penguji yang berhak ada di ruangan. Sementara untuk rekan-rekan lainnya, mohon maaf hanya bisa menanti di luar ruangan. Insyaallah sidang akan dimulai jam 11.00 WIB hari Rabu, 8 April 2015 dengan lokasi di Laboratorium Digital, Gedung B D3 PJSIG, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta."
  • W: "Oke terima kasih bung Ilham. Sekarang rekan-rekan media sudah tahu detail duduk permasalah Anda dan kami tidak perlu membesar-besarkan lagi. Ini terkait dengan studi Anda semoga Anda sukses dan membanggakan orang tua."
  • I: "Aamiin...sama-sama, terima kasih atas doa dan dukungannya. Insyaallah saya akan memberikan yang terbaik bagi semua pihak yang telah membantu proses selama ini. Bismillah, semoga sidang esok diridhoi Allah dan bernilai ibadah, aamiin!"
Akhirnya duduk permasalahan kasus Ilham Guntara sudah terpaparkan dengan jelas. Ternyata yang dimaksud adalah sidang tugas akhir terkait perkuliahan Ilham di kampus dan tidak perlu ada yang harus dibesar-besarkan lagi dalam kasus tersebut. Kita semua berdoa dan memohon kepada Allah supaya sidang yang akan dijalani oleh Ilham Guntara besok bisa lancar, sukses, lulus dan kasusnya terselesaikan dengan memuaskan. Aaamiin yaa Robbal'alamin!

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Berikan komentar terbaik atau pertanyaan untuk artikel di atas dan tetap setia mengunjungi "Guntara Lane" dengan alamat www.guntara.com terimakasih! EmoticonEmoticon